Postingan

Pejuang islma

Gambar
pemuda pejuang islam MAJU TERUS PANTANG MUNDUR Rabu, 15 Agustus 2018 Waspadai Penyebarluasan Radikalisme Dibungkus Kajian Keagamaan Karimun,  NU Online BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (15/8/2018), menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Penyuluh Agama dalam Menghadapi Radikalisme di Kabupaten Karimun. Selain memberikan pembekalan kepada penyuluh agama, beberapa tips untuk mewaspadai penyebarluasan radikalisme juga disampaikan.  Sekretaris FKPT Kepri, Indra Syah Putra, dalam sambutan pembukaan mengatakan, merebaknya radikalisme di Indonesia diawali dengan dibukanya kran kebebasan pascareformasi,  yang ditandai dengan munculnya sejumlah organisasi kemasyarakatan yang menunjukkan pandangan dan sikap persetujuan terhadap radikalisme. Kelompok itu salah satu cirinya adanya meng...

5 arti pancasila

Gambar
Home     Media Islam Media Islam Lima Bukti Pancasila Sesuai Syariat Islam By   mustafa  - 15th August 2018 0 6         Akhir-akhir ini suara-suara untuk menegakkan syariat Islam secara keseluruhan kembali mencuat. Seruan ini disertai dengan usaha-usaha untuk menyebarkan ideologi kekhilafahan Islam sebagai dasar negara menggantikan Pancasila dan UUD 45. Bagi mereka, Pancasila dengan lambang burung Garudanya merupakan salah satu jenis kemusyrikan dan bahkan layak disebut thagut. Jelas pemikiran seperti ini merupakan hasil pembacaan yang nominalis, pembacaan yang fokus kepada nama, bukan semangat yang dikandung nama tersebut. Dalam Pancasila, tidak ada sila-sila yang dapat menjerumuskan ke dalam sistem kesyirikan atau ke-thagut-an. Coba perhatikan baik-baik lima sila dalam Pancasila. Semuanya merupakan pesan-pesan yang bersesuaian dengan nilai universal Islam. Bagi kita yan...

Teroris tak memiliki agama dan budaya

Gambar
Imam Besar Masjidil Haram: Terorisme Tak Punya Agama dan Budaya Syekh Abdurrahman As-Sudais (Foto: Antara) Fathoni,  NU Online  | Rabu, 15 Agustus 2018 09:17 Jakarta,  NU Online Imam Besar Masjidil Haram di Makkah yang juga menjadi Imam Besar Masjid Nabawi di Madinah, Syekh Abdurrahman As-Sudais menekankan bahwa ideologi dan aksi terorisme bertentangan dengan ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang dan toleransi. "Terorisme tidak memiliki agama dan budaya. Namun, ada banyak pihak yang berusaha untuk mengubah citra Islam," kata Syekh As-Sudais dalam pernyataan melalui layanan pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (14/8). Syekh melanjutkan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi senantiasa menyampaikan pesan-pesan Islam berdasarkan belas kasihan, toleransi dan koeksistensi, serta mendukung moderasi dan menyoroti citra Muslim yang beradab guna menghalau tuduhan terorisme atas Islam. Kepada sejumlah wartawan dari beberapa negara yang men...
Indonesia ini kurang islam apa Agustus 14, 2018 *Indonesia ini Kurang Islami Apa ?* ```Selalu saja ada ustaz yang menjelek-jelekkan negara dan pemerintah. Pemerintah digambarkan anti Islam, menghalangi dakwah, meminggirkan umat Islam, kata mereka. Indonesia punya Kementerian Agama. Anggaran Kemenag tahun 2018 ini 62 T lebih, nomor 3 terbesar setelah Kementerian PUPR (yang tugasnya membangun infrastruktur) dan Kementerian Pertahanan. Anggaran itu lebih tinggi daripada anggaran Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan. Pegawai Kemenag itu umumnya orang Islam. Mungkin ada 90% karyawannya yang muslim, mulai dari menteri sampai ke tukang sapu. Kantornya melayani sampai ke tingkat kecamatan. KUA itu tidak disebut kantor untuk urusan umat Islam. Tapi tidak ada umat agama lain yang dilayani di situ. Itu khusus untuk umat Islam. Setiap tahun ada sekitar 200 ribu umat Islam naik haji. Segenap keperluan mereka dilayani oleh pemerintah. Sejak mulai pendaftara...
Gambar
Konteks Islamophobia Di Barat, Benarkah Di Indonesia Juga Ada? By   shalahuddin al ayyubi  - 14th August 2018 0 14         Akhir-akhir ini dunia maya sedang dihebohkan dengan narasi Islamophobia. Salah seorang politisi Senayan seringkali bercuit ( tweet ) tentang Islamphobia dan anti Islam yang disematkan pada pemerintahan Joko Widodo. Narasi tentang Islamophobia kemudian terus diproduksi seolah-olah umat Islam di Indonesia berada dalam ancaman besar. Lalu muncul pertanyaan, apakah benar demikian? Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Islamophobia dan anti Islam? Guna menjawab pertanyaan di atas, kita perlu merunut terlebih dahulu sejarah kemunculan Islamophobia di Barat. Karena memang, tidak bisa dipungkiri bahwa asal-usul istilah tersebut memang muncul seiring dengan berkembangnya Islam di belahan dunia Barat. Dalam buku berjudul  Islamophobia/Islamophilia: Beyond the Politics of enemy and Friends, Andrew Shryock mencatat...

Muslim gerakan intoleran

Gambar
Hadapi Gerakan Intoleran Tak Bisa dengan Kekerasan By  Dunia islam   8/12/2018 09:58:00 PM    No comments Semangat masyarakat tidak boleh luntur untuk memerangi gerakan intoleran. Sebab, diam-diam kelompok intoleran terus bergerak menebar propaganda di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut diungkapkan juru bicara Asosiasi Para Gus (Asparagus) Kabupaten Jember, Jawa Timur, H Mudhar kepada  NU Online  di Jember, Ahad (12/8). Menurutnya, sepak terjang gerakan intoleran kian mengkhawatirkan. Mereka menyusup di berbagai lini kehidupan, termasuk di perguruan tinggi. Targetnya adalah menanamkan ideologi yang 'berbeda' dari  kultur masyarakat Indonesia pada umumnya.  “Kalau itu dibiarkan maka akan terjadi konflik horisonal, yang ujung-ujungnya akan menggerus keutuhan NKRI,” tukasnya. Ia mengaku ngeri membayangkan seandainya gerakan intoleran menjadi kekuatan besar di tanah air. Sebab, saat ini saja ketika mereka masih menjadi ke...
Gambar
Propaganda Kelompok Pendukung Khilafah Direktur Indonesian Muslim Crisis Center (IMCC) Robi Sugara menjelaskan, setidaknya ada tiga narasi yang terus dikampanyekan oleh para pengusung khilafah. Pertama, khilafah Islam diyakini sebagai kepemimpinan yang estafet dari khulafaur rasyidin hingga Turki Usmani. Para pengusung khilafah menyakini bahwa perpindahan kekuasaan dari suatu khilafah dengan yang lainnya berjalan mulus. “Sebetulnya dari satu rezim ke rezim lain itu berdarah-darah,” kata kata Robi dalam sebuah diskusi di Sekretariat Islam Nusantara (INC), Tangerang Selatan, Sabtu (14/7). Misalnya, perpindahan kekuasaan Islam dari khilafah Umayyah ke Abbasiyah. Ada banyak yang mengalir dalam perebutan itu. Begitu pun dengan khilafah-khilafah setelahnya. Namun demikian, Robi menegaskan bahwa pada saat itu memang seperti itu mekanisme perebutan kekuasaannya. “Bukan Islamnya kejam, tapi trennya seperti itu. Itu sesama Muslim, tidak sesederhana itu khilafah,” tegasnya...