Postingan

PBNU : Semua Teroris di Republik ini Adalah Wahabi

Gambar
Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian MA PhD segera membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pasalnya, Ormas ini sudah jelas tidak mau menerima ideologi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 karena mereka ingin mendirikan khilafah Islamiyah di Indonesia. “HTI harus kita anggap musuh bersama. Mereka anti-nation (nasionalis), anti-negara kebangsaan. Ingin mendirikan khilafah seperti zaman Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Mimpinya seperti itu. Kami mengusulkan kepada Kapolri mumpung ketemu di sini, HTI bubarkan,” tegas Kiai Said usai melakukan penandatanganan MoU antara PBNU dan Polri terkait Penanganan Konflik Sosial dan Ujaran Kebencian (Hate Speech) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (1/9) kemarin. Hadir pada acara ini Ketua PWNU Jatim KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah yang juga menyampaikan sambutan. Juga digelar seminar sampai pukul 17.00 WIB, m...

Pelaku Bom di Seluruh Dunia Hingga Bangil adalah Wahabi

Gambar
JAKARTA  – Ibrahim Eissa seorang wartawan senior di Mesir, mengeluarkan kritikan pedas kepada para ulama Saudi yang telah meracuni pemikiran kaum muslimin dengan ideologi ekstrimnya. Dia juga menegaskan bahwa ideologi sesat Wahabi adalah sumber terorisme di dunia. Kantor berita Al-Alam News mengutip sebuah program televisi satelit Mesir dalam sebuah acara bersama “Ibrahim Eissa” menyatakan, “Ulama Saudi sedang meracuni pemikiran kaum muslimin dengan fatwa-fatwa takfirinya”. Dia juga meminta para Sheikh “pembuat fatwa takfiri” diseret ke pengadilan, dan mengungkapkan, “Para teroris dan ekstrimis telah diadili dan dieksekusi mati, sementara tidak ada satupun dari para ulama Wahabi yang meracuni pemikiran mereka ditangkap dan diadili”. Eissa juga mengatakan, “semua teroris yang melakukan bom bunuh diri adalah Salafi Wahabi”. Ibrahim Eissa juga mengatakan “Para ulama Wahabi mengatakan Syiah, Sunni adalah kafir, orang-orang yang tertipu dengan fatwa ini pun melakukan s...

HAMIM ILYAS: Memahami Doktrin Islam Kaffah

Gambar
“Islam Kaffah” belakangan sering dipahami sebagai ajakan mendirikan “Negara Islam” ( Khilafah Islamiyah ). Istilah “kaffah” dimaknai sebagai keharusan berislam secara “totalitas”. Tidak dianggap kaffah jika belum mewujudkan “penerapan hukum Islam”. Berdasarkan kegelisahan ini, redaksi kembali mewancarai Ustadz Hamim Ilyas (Wakil Ketua Mejelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah). Bagaimana pandangan beliau tentang “Islam Kaffah” itu? Kita simak ulasan di bawah ini. Apa dalil Al-Qur’an yang melandasi doktrin Islam Kaffah? Doktrin Islam Kaffah dapat ditemukan pada Q.S. al-Baqarah, 2: 208. Ayat yang sangat popular di kalangan umat Islam, yaitu: “ya ayyuha ladzhina amanu udkhulu fissilmi kaffah” (hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu sekalian ke dalam Islam secara kaffah). Bagaimana penjelasan ayat tersebut? Sebelum memahami ayat tersebut, kita perlu mengetahui latar belakang turunnya ayat ini. Menurut ‘Ikrimah, seorang  tabi’in,  ayat ini turun dengan dilatar-b...

Rapor Merah Hizbut Tahrir

Gambar
Khilafah, sebuah sistem Negara berdasarkan syariat Islam yang kini kerap digaungkan oleh kelompok-kelompok ekstrimis kanan dengan dalih Jihad. Salah satu diantara sekian banyak kelompok tersebut bernama Hizbut Tahrir. Ia didirikan oleh Taqiyuddin al-Nabhani tahun 1953 setelah kecewa dengan Ikhwanul Muslimin karena ikut andil dalam melakukan kudeta hingga berhasil mengantarkan Gamal Abdel Nasser berkuasa. An-Nabhani curiga bahwa Ikhwanul Muslimin tidak serius dalam memperjuangkan Syariat Islam, akhirnya Ia merintis sebuah gerakan yang bernama Hizbut Tahrir atau Partai Pembebasan. Sesuai namanya, maksud dari dibentuknya partai ini untuk membebaskan Negara Palestina dan Yordania dari dinasti Hashemite. Ia juga ingin membebaskan seluruh Negara dan membentuknya kembali di bawah system tunggal Khilafah Islamiyah. Sayangnya seruan Khilafah yang digaugkannya tersebut masih bersifat absurb, konyol. Bagaimana tidak, mereka mengutamakan akal di atas Al-Qur’an dan Sunnah, memperbolehk...

Tidak Perlu Ada Ketaatan Istri Kepada Suami Teroris

Gambar
Setelah terlaksananya akad nikah, sepasang suami isteri akan hidup bersama dalam sebuah rumah tangga. Ibarat bahtera, mereka berdua akan mengarungi lautan kehidupan kehidupan untuk mencapai pulau yang menjadi tujuan bersama. Mereka akan bekerjasama, bahu membahu, melaksanakan segala tugas kehidupan dan mengatasi segala rintangan untuk mencapai keluarga bahagia. Supaya kerjasama dapat berlangsung dengan baik haruslah ada salah seorang di antara mereka berdua yang memegang kemudi. Persoalannya sekarang adalah, siapa yang memegang kemudi itu, suami atau isteri? Para ulama umumnya, baik fuqaha’ maupun mufasir berpendapat bahwa suamilah yang bertindak menjadi pemimpin. Allah Ta’ala telah berfirman; الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِ...

Jangan Mengaku Ahlu Sunnah Jika Belum Memenuhi Empat Kriteria Ini

Gambar
Sebenarnya tantangan terbesar yang sedang dihadapi umat Islam saat ini tidak hanya ancaman dari luar, tetapi yang lebih berbahaya perpecahan dalam internal tubuh Islam. Lihatlah fenomena saat ini, umat diuji dengan kebiasaan saling fitnah, saling menuduh, saling sesat-menyesatkan dan parahnya saling kafir-mengkafirkan satu sama lainnya. Apa sebabnya? Sebagian menyatakan memiliki kebenaran yang sesuai ajaran dari Nabi, sementara golongan lain disalahkan hanya disebabkan mengikuti pendapat ulama’ saja, tidak merujuk langsung kepada Al-Qur’an dan Hadits atau dianggap liberal. Menyikapi perbedaan ini, umat Islam seharusnya berusaha untuk tidak selalu mencari ketegangan, tetapi justru mencari titik persamaan. Bukan semakin meruncingkan permusuhan, tetapi berusaha merekatkan persatuan dan persaudaraan. Jika diteliti secara mendalam, orang yang mengaku mengikuti Al-Qur’an dan Hadits juga pasti mengikuti manhaj dan pendapat ulama’ dalam berbagai bidang seperti ilmu Al-Qur’an, ilmu Qir...

Akhlakul Karimah sebagai Paradigma dalam Berislam

Gambar
Sebagian kita masih berpikir bahwa akhlak hanyalah pelengkap dari agama. Terpenting adalah ibadah. Akhlak sesungguh ruh dan inti beragama. Ibadah merupakan latihan dan penampakan luar untuk membentuk orang memiliki akhlak. Akhlak adalah sesuatu yang inheren dalam agama, keimanan, ajaran agama, dan ibadah. Nabi ketika menyandingkan keimanan selalu berbicara tentang akhlak kepada sesama seperti tetangga, tamu, dan saudara. Bahkan perilaku sosial menjadi pra syarat kesempurnaan iman. Begitu pula dengan ibadah. Dimensi ibadah adalah membina akhlak agar menjauhi perkara yang buruk dan munkar. Puasa misalnya disebutkan Nabi sebagai perisai umat manusia dari pikiran, perkataan dan tindakan yang jelek dan buruk. Hukum Islam pun diajarkan dan ditegakkan untuk membina akhlak. Pentingnya posisi akhlak sehingga Nabi menegaskan Artinya: “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan keshalihan akhlak.” (HR. Al-Baihaqi). Apa makna dari penegasan ini? Ketika Nabi menegas...